Tujuh inovasi karya dosen Institut Teknologi Padang (ITP) berhasil
memperoleh sertifikat Paten Sederhana dari Direktorat Jenderal Kekayaan
Intelektual (DJKI). Capaian tersebut menjadi bag Search:
ian dari perkembangan riset kampus yang diarahkan tidak hanya untuk
menghasilkan karya akademik, tetapi juga menciptakan inovasi bernilai guna bagi
masyarakat dan dunia industri.
Ketujuh paten sederhana tersebut lahir dari kolaborasi dosen lintas
bidang keilmuan, mulai dari kesehatan, pangan fungsional, energi terbarukan,
hingga teknologi tepat guna. Sertifikat perlindungan kekayaan intelektual yang
diperoleh memberikan landasan hukum bagi setiap invensi sekaligus membuka
peluang pengembangan lebih lanjut melalui hilirisasi dan kerja sama dengan
mitra industri.
Drs. Al, M.T. menjadi salah satu inventor dengan dua invensi yang
berhasil memperoleh paten sederhana. Keduanya yakni Sistem Penyemprotan Tanaman
pada Wahana Heksakopter dan Tanki Teknologi Modifikasi Cuaca. Dua inovasi
tersebut menunjukkan pengembangan teknologi yang diarahkan pada kebutuhan
aplikatif dan pemanfaatan teknologi dalam berbagai sektor.
Sementara itu, Prof. Dr.Eng. Ir. Yusreni Warmi, S.T., M.T., IPM.
memperoleh paten melalui invensi Metode Pelapisan Ganda Nanokomposit
RTV-TiO2/RTV-SiO2 pada Isolator Keramik 150 kV. Firmansyah David, S.T., M.Eng.,
Ph.D. juga memperoleh paten melalui Sistem Layanan Pelanggan Berbasis Chatbot
dengan Model Hybrid Human-AI System.
Inovasi lainnya hadir dari Dr. Dedi Wardianto melalui Alat Pengering
Ikan Menggunakan Energi Surya dan Energi Biomassa. Kemudian, Dr. Ir. Nofriady
Handra, M.Sc., IPM., ASEAN Eng., APEC Eng. memperoleh paten melalui Metode
Pembuatan Briket Berbahan Tandan Kosong Kelapa Sawit dengan Bahan Pendukung
Cangkang Kemiri.
Sebagai Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, ITP terus mendorong budaya
penelitian yang menghasilkan inovasi aplikatif dan memiliki perlindungan
kekayaan intelektual. Rektor Prof. Dr.Eng. Ir. Maidiawati, S.T., M.Eng., IPM.
turut menjadi inventor melalui invensi Metode Perkuatan Dinding Masonry dengan
Plastic Stretch Film, yang juga berhasil memperoleh paten sederhana.
Keberhasilan meraih tujuh paten sederhana menjadi bukti berkembangnya
budaya riset di lingkungan ITP. Rektor mengapresiasi para inventor dan berharap
capaian tersebut menjadi motivasi untuk meningkatkan kualitas penelitian,
memperbanyak inovasi berbasis kebutuhan masyarakat, serta membuka peluang
implementasi teknologi melalui kolaborasi dengan dunia industri dan berbagai
mitra.
Created By Widia/Humas