ITP Berbagi Tebar Kebaikan di Bulan Ramadhan, Pererat Kebersamaan Sivitas Akademika dan Masyarakat Sekitar Kampus

- 13 Maret 2026

Suasana Ramadan di sekitar kampus Isntitut Teknologi Padang terasa lebih hangat melalui program sosial bertajuk “ITP Berbagi”. Setiap hari selama bulan suci, nasi kotak dan takjil dibagikan kepada mahasiswa serta masyarakat sekitar kampus sebagai bentuk kepedulian dan semangat berbagi di bulan penuh berkah. Program ini menjadi salah satu kegiatan yang mempererat hubungan antara kampus dan masyarakat. Selain membantu mahasiswa yang sedang menjalani aktivitas perkuliahan, kegiatan ini juga memberikan kesempatan bagi warga sekitar untuk menikmati hidangan berbuka puasa bersama dengan penuh kebersamaan.Kegiatan berbagi ini bertujuan menumbuhkan semangat kepedulian sosial serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan di lingkungan kampus. Ramadan menjadi momentum penting untuk mengajarkan arti berbagi, saling membantu, dan menghadirkan kebaikan bagi sesama tanpa memandang latar belakang. Menariknya, kegiatan ini juga melibatkan mahasiswa yang turut berperan aktif dalam proses pembagian makanan kepada penerima. Keterlibatan mahasiswa menjadi bagian dari pembelajaran sosial, sekaligus menanamkan nilai empati dan kepedulian terhadap masyarakat sekitar. Program ini terlaksana berkat dukungan sivitas akademika Institut Teknologi Padang serta para dermawan yang menyalurkan rezekinya melalui program berbagi ITP. Partisipasi berbagai pihak menunjukkan bahwa semangat kebaikan dapat tumbuh melalui kolaborasi dan kepedulian bersama.Melalui program ITP Berbagi, diharapkan semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dan kebahagiaan selama bulan Ramadan. Kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa kepedulian sosial merupakan bagian penting dari kehidupan bermasyarakat yang perlu terus dijaga. Semangat berbagi ini diharapkan dapat terus berlanjut di masa mendatang. Tidak hanya menjadi kegiatan tahunan, program ini diharapkan semakin berkembang sehingga pada Ramadan tahun depan lebih banyak lagi mahasiswa dan masyarakat yang dapat merasakan manfaatnya.   Created By Widia/Humas ...

Berita Terbaru

Institut Teknologi Padang - Sebanyak 19 mahasiswa Institut Teknologi Padang (ITP) menjadi tim pendataan rumah rusak pada saat tanggap bencara gempa bumi di Provinsi Sumatera Barat, khususnya Pasaman Barat (Pasbar). Tim ini ditugaskan Rektor ITP, Dr. Ir. Hendri Nofrianto, M.T berdasarkan permohonan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) ke ITP. Rektor juga menunjuk Kepala Biro Kemahasiswaan, Alumni dan Pusat Karir Saiyidinal Fikri, M.T sebagai koordinator dalam tim tersebut. Saiyidinal Fikri, M.T mengungkapkan, mahasiswa yang ditugaskan merupakan mahasiswa program studi Teknik Sipil Program Sarjana dan Diploma Tiga. “Mahasiswa kita ditugaskan untuk mendata rumah rusak di Pasaman Barat, dan hari ini kita akan berangkat ke kecamatan Kinali untuk melakukan assessment di sana,” ujar Fikri, Jumat (4/3/2022). Dijelaskannya, mahasiswa yang ditugaskan untuk melakukan assessment menggunakan aplikasi InaRISK dari BNPB. Aplikasi InaRISK ini merupakan portal hasil kajian risiko bencana yang menampilkan informasi ancaman bencana, kerentahan (populasi, kerugian fisik, ekonomi, dan lingkungan), kapasitas dan risiko bencana. Inarisk juga dapat menampilkan pantauan indeks risiko bencana. “Tim ini ditugaskan selama 10 hari sejak tanggal 1 Maret 2022. Diharapkan dengan keterlibatan tim pendataan ini, penanganan bencana dapat lebih cepat dan tepat sasaran,” imbuh Fikri. (peb/humas) ...

04 Maret 2022 #fakultas-teknik #kegiatan #mahasiswa #nagari