...
Mengelola jaringan digital yang menjadi tulang punggung konektivitas wilayah Sumatera bukanlah tanggung jawab kecil. Imam Raddha Tanjung, S.T., CCNA, MTCNA, NRS1, alumni Teknik Informatika Institut Teknologi Padang angkatan 2012, kini dipercaya sebagai Team Leader Pemeliharaan Business to Business (B2B), Sub Bidang Operasi Pemeliharaan dan Asset PLN Icon Plus Strategic Business Unit (SBU) Sumatera Bagian Tengah. Dalam perannya tersebut, Imam bertanggung jawab memastikan keandalan jaringan backbone Sumatera bagian tengah, termasuk pengelolaan infrastruktur kabel fiber optik hingga konektivitas internet internasional. Perjalanan karier tersebut menjadi bukti bahwa kompetensi, pengalaman, dan konsistensi dalam mengembangkan kemampuan menjadi kunci menghadapi kebutuhan industri teknologi yang terus berkembang.Jauh sebelum berada di posisi strategis saat ini, Imam telah membangun ketertarikan terhadap dunia teknologi sejak usia muda. Ia mulai mengenal komputer, jaringan, dan sistem digital melalui pengalaman sederhana yang kemudian menjadi dasar kuat dalam membangun kemampuan profesional di bidang networking dan infrastruktur teknologi. Saat menempuh pendidikan di Teknik Informatika ITP, Imam terus mengasah kemampuan akademik dan praktik. Pada semester dua, ia dipercaya menjadi asisten dosen mata kuliah Algoritma Pemrograman. Kesempatan tersebut menjadi titik penting yang membentuk pola pikirnya untuk terus belajar dan meningkatkan kompetensi. Perjalanan akademiknya semakin berkembang ketika mengenal dunia jaringan komputer, server, hingga Mikrotik. Dari pengalaman tersebut, Imam melihat peluang besar dalam bidang Network Engineer dan mulai memperkuat kemampuan melalui berbagai pembelajaran tambahan hingga mengikuti sertifikasi internasional Cisco dan Mikrotik.Sebagai salah satu Perguruan Tinggi Terbaik di Sumbar, Institut Teknologi Padang terus berkomitmen mempersiapkan mahasiswa agar memiliki keterampilan sesuai kebutuhan dunia kerja. Dukungan dosen, pembelajaran berbasis praktik, serta lingkungan akademik yang aktif menjadi bagian penting dalam membentuk lulusan yang adaptif dan profesional. Bagi Imam, keberhasilan di dunia industri tidak hanya ditentukan oleh ijazah, tetapi juga kemampuan untuk terus berkembang, memiliki semangat belajar, dan membangun karakter. Ia berharap mahasiswa saat ini berani meningkatkan skill, memanfaatkan peluang, serta mempersiapkan diri agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun global. Created By Widia/Humas ...
Dua mahasiswa Program Studi Teknologi Rekayasa Instalasi Listrik (TRIL) D4 Institut Teknologi Padang (ITP) resmi dinyatakan lulus pada Jumat (30/08). Gusri Rahmawati dan Maisyara Madona, dua mahasiswa bimbingan Asnal Effendi, S.T., M.T., IPM, ASEAN. Eng, berhasil menyelesaikan studi mereka dengan nilai yang memuaskan, menandai tonggak penting bagi kedua lulusan perdana di prodi tersebut. Gusri Rahmawati dan Maisyara Madona adalah wajah pertama dari generasi baru yang menyelesaikan pendidikan di bidang teknologi rekayasa instalasi listrik, sebuah program yang dirancang untuk menghasilkan tenaga ahli terampil di sektor kelistrikan. Keduanya lulus dengan hasil yang sangat memuaskan, mencerminkan kualitas pendidikan dan komitmen ITP untuk terus berinovasi di dunia pendidikan teknik. Gusri Rahmawati, salah satu lulusan perdana Prodi D4 TRIL ITP mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaiannya. Menurutnya program ini memberikan keseimbangan antara pemahaman konsep dasar dan keterampilan praktis yang sangat dibutuhkan di dunia industri. Maisyara Madona, yang juga merasakan kebahagiaan serupa, ia merasa bahwa program ini memberikan kesempatan untuk terlibat langsung dalam proyek-proyek teknis aplikatif. Selain itu, program ini memberikan pengalaman bekerja sama dengan berbagai pihak, yang membuat kami lebih siap untuk terjun ke dunia kerja. Kedua lulusan ini telah menjalani perjalanan akademis yang penuh dengan pembelajaran, tantangan, dan pengembangan keterampilan yang relevan dengan dunia kerja. Mereka mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam kepada ITP atas dukungan yang diberikan selama perjalanan pendidikan mereka. "Terima kasih kepada dosen, terutama kepada Bapak Asnal Effendi, yang telah membimbing kami dengan penuh perhatian dan dedikasi. Tanpa dukungan dari ITP, kami tidak akan mencapai titik ini," kata Gusri. Asnal Effendi, S.T., M.T., IPM, ASEAN. Eng, selaku dosen pembimbing sekaligus Ketua Prodi D4 TRIL ITP turut merasa bangga atas pencapaian dua mahasiswa bimbingannya. Ia menjelaskan kedua mahasiswa ini telah menunjukkan dedikasi dan kerja keras yang luar biasa selama masa studi mereka. Pencapaian ini semakin meneguhkan posisi ITP sebagai institusi pendidikan tinggi yang berkomitmen untuk mencetak generasi muda yang terampil dan siap bersaing di dunia industri. Dengan lulusnya Gusri dan Dona, Prodi D4 TRIL ITP kini menjadi pilihan menarik bagi calon mahasiswa yang tertarik untuk berkarir di bidang kelistrikan dan teknologi energi. Para lulusan ini tidak hanya diharapkan dapat bekerja di berbagai perusahaan industri, tetapi juga untuk berkontribusi dalam pengembangan teknologi dan inovasi di sektor kelistrikan. Dengan semakin berkembangnya industri kelistrikan dan energi terbarukan di Indonesia, lulusan Prodi TRIL ITP memiliki peluang yang sangat besar untuk berkarir dan mengembangkan potensi mereka. Created by Widia/Humas ITP ...