...
Peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu kunci percepatan pembangunan daerah. Berangkat dari semangat tersebut, Institut Teknologi Padang menggelar sosialisasi Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan Magister Teknik Sipil di Aula Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Sijunjung, Selasa (14/07). Kegiatan ini membuka peluang bagi aparatur sipil negara untuk melanjutkan pendidikan tanpa meninggalkan tugas kedinasan. Sosialisasi dipimpin oleh Wakil Rektor Bidang Kerja Sama dan Marketing Institut Teknologi Padang, Firmansyah David, S.T., M.Eng., Ph.D., didampingi Kepala Biro Humas, Promosi, dan PMB Dr. Herix Sonata MS, M.Si., bersama tim akademik. Kehadiran rombongan disambut langsung oleh Kepala Dinas PUPR Kabupaten Sijunjung, Dainis Suryani, S.T., M.T., serta diikuti perwakilan organisasi perangkat daerah (OPD) yang memenuhi Aula PUPR Kabupaten Sijunjung. Dalam pemaparannya, tim ITP memperkenalkan berbagai skema pendidikan yang dirancang fleksibel bagi para profesional, khususnya Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) dan Magister Teknik Sipil. Melalui program ini, pengalaman kerja dan kompetensi yang dimiliki peserta dapat diakui sebagai bagian dari proses pembelajaran, sehingga memberikan kesempatan untuk melanjutkan studi tanpa harus meninggalkan aktivitas pekerjaan.Sebagai salah satu Perguruan Tinggi Terbaik di Sumatera Barat Institut Teknologi Padang terus memperluas kolaborasi dengan pemerintah daerah dalam mendukung peningkatan kapasitas aparatur. Komitmen tersebut diwujudkan melalui penyediaan program pendidikan yang adaptif, berkualitas, dan selaras dengan kebutuhan pembangunan daerah serta penguatan kompetensi sumber daya manusia di berbagai sektor. Program RPL dan Magister Teknik Sipil diharapkan menjadi solusi bagi ASN dan tenaga profesional yang ingin meningkatkan kualifikasi akademik sekaligus memperkuat kompetensi di bidang infrastruktur dan pembangunan. Dengan sistem pembelajaran yang fleksibel, peserta dapat menempuh pendidikan tanpa mengganggu tanggung jawab sebagai pelayan masyarakat.Melalui kegiatan ini, Institut Teknologi Padang kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia di Sumatera Barat. Sinergi bersama Pemerintah Kabupaten Sijunjung diharapkan menjadi langkah awal lahirnya kolaborasi yang lebih luas, sekaligus membuka akses pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan pembangunan daerah. Created By Widia/Humas ...
Program Studi Teknologi Rekayasa Konstruksi Bangunan Gedung (TRKBG) Institut Teknologi Padang (ITP) kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat. Pada Sabtu, (02/11), kegiatan penyuluhan bertajuk “Pelayanan dan Penyuluhan Rehabilitasi Rumah Tinggal Tidak Layak Huni” sukses digelar di Kelurahan Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang. Dipimpin langsung oleh Dekan Vokasi ITP, Buk Mulyati, M.T., kegiatan ini melibatkan para dosen TRKBG, yaitu Misbah, M.T., Fajar Nugroho, M.T., Nofrizal, M.T., Arman A., S.S.T., M.T., dan Maizar Kurniawan, S.T., M.T. Kehadiran mereka memberikan panduan teknis serta solusi yang aplikatif bagi masyarakat setempat. Mahasiswa TRKBG juga turut serta dalam kegiatan ini. Mereka berperan aktif memberikan edukasi dan simulasi langsung terkait rehabilitasi rumah tinggal yang tidak layak huni. Sinergi antara mahasiswa, dosen, dan masyarakat menciptakan suasana kolaborasi yang erat selama penyuluhan berlangsung. “Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya hunian yang layak serta memberikan pemahaman teknis yang dapat diterapkan secara mandiri,” ujar Buk Mulyati, M.T., saat memberikan sambutan. Beliau juga menegaskan komitmen ITP untuk terus mendukung pembangunan berkelanjutan di Kota Padang. Proses penyuluhan melibatkan sesi interaktif, di mana masyarakat diberi kesempatan bertanya langsung kepada tim TRKBG. Hal ini mendapat apresiasi tinggi karena banyak peserta yang antusias mempelajari teknik perbaikan rumah yang sesuai standar keselamatan. Misbah, M.T., selaku Kepala Program Studi TRKBG, menambahkan bahwa kegiatan ini adalah langkah konkret untuk mendekatkan kampus dengan masyarakat. “Kami ingin keberadaan ITP dirasakan langsung oleh masyarakat, salah satunya melalui program rehabilitasi rumah seperti ini,” ungkapnya. Tak hanya itu, kegiatan ini juga memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa TRKBG. Mereka dapat mengaplikasikan ilmu yang dipelajari di kelas ke dalam situasi nyata. “Ini menjadi kesempatan belajar luar biasa bagi kami,” ujar salah satu mahasiswa peserta penyuluhan. Antusiasme masyarakat Surau Gadang terlihat jelas sepanjang acara. Banyak dari mereka berharap program serupa dapat terus dilanjutkan untuk membantu meningkatkan kualitas hunian di lingkungan mereka. “Kami merasa sangat terbantu dengan adanya penyuluhan ini,” ungkap seorang warga. Kegiatan ini sekaligus menjadi bukti nyata kolaborasi antara institusi pendidikan dan masyarakat untuk menciptakan perubahan positif. Dalam hal ini, Prodi TRKBG ITP berhasil membawa dampak langsung melalui inovasi dan dedikasi mereka. Penyuluhan rehabilitasi rumah tinggal tidak layak huni ini menunjukkan bahwa peran perguruan tinggi tak hanya mencetak lulusan, tetapi juga hadir sebagai solusi bagi tantangan yang dihadapi masyarakat. Kegiatan ini pun menjadi inspirasi bagi institusi lainnya untuk terus berkontribusi nyata. Created By Widia/Humas ...
Himpunan Mahasiswa Teknologi Rekayasa Instalasi Listrik (TRIL) Institut Teknologi Padang (ITP) menggelar kunjungan ke SMKN 5 Padang pada Senin (01/11). Kunjungan ini bertujuan untuk melakukan sosialisasi serta demontrasi teknologi terbaru berupa Hexacopter, hasil riset dari Program Studi (Prodi) TRIL D4 ITP. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Ketua Himpunan, Muhammad Fariz Hidayatullah, bersama tim. Sosialisasi teknologi Hexacopter ini merupakan salah satu upaya Himpunan Mahasiswa TRIL untuk memperkenalkan inovasi teknologi terbaru kepada pelajar di tingkat SMK. Fariz Hidayatullah mengungkapkan bahwa Hexacopter adalah hasil riset yang dikembangkan oleh mahasiswa dan dosen Prodi TRIL bersama mitra DUDI yakni PT. Inovasi Solusi Transportasi Indonesia (Frogs Indonesia) dalam kerangka Hibah Matching Fund, yang bertujuan untuk mendukung kemajuan teknologi di bidang instalasi listrik dan elektronik. Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari pihak SMKN 5 Padang. Para siswa sangat antusias menyaksikan demo langsung dari Hexacopter, yang merupakan salah satu produk inovatif dari hasil riset di ITP. Fariz menjelaskan, bahwa alat ini memiliki banyak manfaat, termasuk untuk memantau jaringan listrik atau melakukan survei pada area yang sulit dijangkau. Para siswa yang hadir pun diberi kesempatan untuk mengoperasikan Hexacopter secara langsung, yang menjadi pengalaman berharga dalam mengenal teknologi drone. Selain itu, mereka juga mendapat penjelasan lebih lanjut tentang cara kerja Hexacopter serta aplikasinya dalam dunia industri dan teknologi modern, khususnya di bidang listrik dan elektronika. Selama sesi tanya jawab, siswa-siswa SMKN 5 Padang tampak sangat tertarik dengan potensi penggunaan Hexacopter di berbagai bidang. Para mahasiswa TRIL ITP pun dengan sabar memberikan penjelasan yang lebih mendalam mengenai pengembangan perangkat tersebut, serta tantangan yang dihadapi dalam proses riset dan pengembangannya. Fariz Hidayatullah juga menekankan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah dalam pengembangan kompetensi siswa. "Kami berharap melalui kegiatan ini, para siswa SMKN 5 Padang bisa lebih tertarik untuk melanjutkan studi di bidang teknologi dan rekayasa, serta mengembangkan kemampuan mereka dalam dunia teknologi yang terus berkembang," ujar Fariz. Kunjungan ini juga merupakan bentuk pengabdian masyarakat oleh Himpunan Mahasiswa TRIL ITP, yang bertujuan untuk mengenalkan dunia teknologi lebih dekat kepada siswa-siswa SMK. Dengan mengenalkan teknologi tinggi seperti Hexacopter, mereka diharapkan dapat memperoleh wawasan yang lebih luas tentang dunia industri yang semakin maju. Para guru di SMKN 5 Padang juga menunjukkan apresiasi yang tinggi terhadap kegiatan ini. Mereka berharap, kegiatan seperti ini bisa lebih sering dilaksanakan untuk memberikan wawasan dan motivasi kepada para siswa agar lebih siap memasuki dunia kerja atau melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Sebagai bagian dari acara tersebut, pihak Himpunan Mahasiswa TRIL juga menawarkan kesempatan bagi siswa SMKN 5 Padang untuk berkunjung langsung ke kampus ITP guna melihat lebih jauh fasilitas dan riset yang sedang dikembangkan. Ini diharapkan bisa memotivasi siswa untuk tertarik melanjutkan pendidikan di bidang teknik dan teknologi. Dengan suksesnya kegiatan sosialisasi ini, Himpunan Mahasiswa TRIL ITP berharap dapat mempererat hubungan antara kampus dan sekolah, serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya inovasi teknologi dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini juga menjadi langkah awal untuk lebih banyak lagi kolaborasi serupa yang melibatkan siswa dan mahasiswa di masa depan. Created By Widia/Humas ...